Seni Menjual Cross-Selling dan Up-Selling

Berbicara tentang marketing & sales, biasanya banyak orang yang langsung ilfeel mendengarnya, sehingga banyak orang yang tidak mempunyai kemampuan untuk menjual. Pada dasarnya memang apapun bisa dijual, cuma yang agak menghambat adalah mental diri untuk mau melakukannya atau tidak. Jujur memang agak sulit membangun mental seorang penjual apabila tidak dibiasakan, biasanya karena malu atau tidak tahu cara menjual yang benar ataupun takut merusak relasi yang ada. Dunia marketing & sales juga dianggap oleh kaum awam seperti dapat merusak persahabatan dengan teman karena anggapan kasarnya adalah berteman untuk dapetin duitnya aja melalui menjual barang.

Terlepas dari anggapan-anggapan negatif tentang marketing & sales, marilah kita belajar cara menjual yang benar, bukan menjual untuk memanfaatkan orang lain, apalagi untuk menipu yang semakin merusak citra. Membangun mindset baru kuncinya, yaitu menjual untuk membantu orang lain untuk memenuhi kebutuhan mereka atas kualitas produk dan layanan yang terbaik. Bukan hanya tentang uang, tapi tentang kepedulian sosial, sehingga keberkahan dapat diterima.

Nah pada kali ini kita akan membahas teknik umum yang wajib diketahui oleh kita, yaitu mengenai seni menjual yang sering digunakan oleh tenaga pemasar / penjual, tentunya secara jelas dan padat. Teknik-teknik tersebut adalah:

cross-selling

Cross-Selling, yaitu seni menjual produk atau jasa A untuk kemudian bisa menjual B, C dan D. Penerapannya bervariasi tergantung pada kreativitas atau seni menjualnya, pada intinya adalah supaya perusahaan bisa menjual sebanyak mungkin produknya. Sebagai contoh cross-selling, ketika saya pergi ke suatu salon yang sebenarnya hanya bertujuan untuk potong rambut saja. Nah waktu itu ada bagian front-liner yang  juga menawarkan saya produk lainnya selain potong rambut. “Potong sekalian creambath ya mas? kita juga lagi ada promo masker wajah nih, semuanya hanya Rp 50 ribu lho” Nah itu contoh cross-selling. Familiar bukan? tapi saya tidak terpengaruh karena saya bisa cuci rambut sendiri dirumah, salonnya juga dekat rumah hehhe

upsellsUp-Selling, yaitu seni menjual produk atau jasa A agar dapat ditingkatkan penjualannya menjadi A+ atau A++ atau A+++. Up-selling lebih menekankan pada menjual produk yang diinginkan pembeli dengan menawarkan produk sejenis yang memiliki keunggulan lebih banyak. Tujuannya adalah supaya pembeli mengeluarkan uang lebih banyak untuk suatu produk tertentu, supaya perusahaan bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak. Sebagai contoh, ketika saya ingin membeli graphic tablet, yaitu suatu alat gambar digital, saya inginnya yang harganya 1 juta karena baru belajar menggambar. Nah Setelah diskusi macam-macam oleh penjual ternyata katanya “sayang kalau beli yang 1 juta karena daya responnya kurang cepat, lalu juga agak kecil layarnya dan fiturnya tidak selengkap produk yang satunya”. Lebih lanjut si tenaga penjual mengatakan “buat apa nanti beli lagi mas, mending beli yang bagus sekalian, ini kan produk jangka panjang, kita lagi ada promo lho discount 30%” Nah hebat juga kan up-selling ini, memberikan rekomendasi produk yang lebih baik. Tidak ada tipu menipu disini, hanya saran produk yang lebih bagus dan dengan peningkatan harga produk tentunya hehhe… sebagai penutup akhirnya saya membeli produk yang lebih baik tersebut seharga 1,6 juta…puas sih, tapi tetap aja si tenaga penjual berhasil closing dengan teknik up-selling.

Semoga menambah ilmu, bagi yang belum mengerti dengan kedua istilah diatas.

5 thoughts on “Seni Menjual Cross-Selling dan Up-Selling

    • Terima kasih atas pertanyaannya, saya terus terang tidak berkecimpung dalam dunia sales&marketing jadi saya kurang tahu update terbaru dari strategi penjualan yang ada, mungkin teman-teman yang lain dari bidang sales&marketing ada yang bisa membantu?

  1. selamat malam, saya sedang melakukan penelitian mengenai up selling & cross selling. apakah anda punya refernsi buku mengenai itu? sya sedang kesulitan mendapatkan bukunya. trma kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s